hot2

Selasa, 23 Februari 2021

HOME VISIT GURU BIMBINGAN DAN KONSELING (BK) SANGAT DI BUTUHKAN DALAM MASA PANDEMI COVID 19

 


HOME VISIT GURU BIMBINGAN DAN KONSELING (BK)SANGAT DI BUTUHKAN DALAM MASA PANDEMI COVID 19

 

OLEH: SRI MARIAWATI, S.Pd., M.Pd ( Guru BK SMPN 1 Pulokulon )

Tidak bisa dipungkiri adanya pandemic covid 19 membuat kegiatan belajar mengajar di sekolah sangat terganggu. Hal ini disebabkan oleh peraturan dari pemerintah melalui kementerian Pendidikan yang tidak memperbolehkan sekolah meyelenggarakan kegiatan belajar mengajar secara tatap muka. Untuk keberlangsungan proses belajar mengajar pemerintah melalui kementerian Pendidikan sangat menganjurkan metode pembelajaran jarak jauh lewat media Internet. Banyak sarana yang bisa digunakan dalam pembelajaran Jarak Jauh diantaranya memberikan tugas tugas lewat media social Whatsapp, Facebook, ataupun bertatap muka secara Daring melalui Google classroom, zoom, dan lain sebagainya.

Pada situasi seperti ini peran guru BK sangat diperlukan. Guru BK memiliki peran penting dalam menunjang proses pembelajaran di saat masa pandemi. Memotivasi ataupun memberikan penguatan kepada siswa merupakan hal utama yang harus dilakukan. Guru BK dapat menjadi jembatan antara guru dan sekolah dalam hal keluhan-keluhan yang di alami oleh peserta didik, juga dapat menjembatani antara sekolah dengan wali murid sehingga terjalin komunikasi yang seimbang antara sekolah dan wali murid. Semua informasi bisa disampaikan bahkan kesulitan-kesulitan akan bisa teratasi berkat peran guru BK yang aktif.

Hal ini bisa dilakukan saat dibutuhkan oleh guru Mapel atau wali kelas setelah mendapati masalah seperti keterlambatan pengantaran tugas, tidak mengerjakan tugas, ataupun tidak mengerti menggunakan aplikasi dan lain sebagainya. Selain itu, guru BK juga bisa membantu orang tua dalam memberikan pengawasan sekaligus pengertian agar siswa lebih tertarik terhadap pembelajaran dibandingkan bermain game atau sekedar catting di media sosial.

Di SMP Negeri 1 Pulokulon yang notabenenya tergolong di lokasi yang jauh dari perkotaan (di tengah pedesaan) hal-hal yang berbau teknologi informasi masih merupakan hal yang mewah, sehingga menjadi kendala bagi terlaksananya pembelajaran secara daring. Jaringan internet yang lambat kadang membuat jengkel baik bagi para guru maupun siswa yang mengikuti proses belajar mengajar secara online. Ditambah lagi perangkat HP/gadget yang tidak mendukung untuk melakukan pembelajaran secara online. Dari pihak orang tua karena kesibukan pekerjaannya terkadang tidak sepenuhnya memperhatikan kondisi anaknya dalam pelaksanaan pembelajaran secara daring.

Di sinilah guru BK di SMP Negeri 1 Pulokulon berperan aktif untuk mengatasi kendala-kendala tersebut, diantaranya adalah HOME VISIT ke rumah – rumah siswa untuk memberikan solusi se-optimal mungkin sehingga dapat mengurai kesulitan-kesulitan yang dihadapi oleh sekolah, siswa ataupun orangtua siswa. Dari pengalaman penulis setelah aktif mengadakan program home visit dari guru BK  didapat berbagai masukan dan saran bahkan berbagai keluhan yang disampaikan oleh siswa dan orang tua dalam pelaksanaan belajar mengajar secara daring. Semua masukan dan saran bahkan keluhan dari siswa maupun orangtua siswa, oleh guru BK disampaikan ke Pihak sekolah dan akan menjadi bahan rapat koordinasi baik guru mapel maupun wali kelas serta menjadi rujukan untuk pengambilan kebijakan sekolah dengan mengingat peraturan Pemerintah demi kelancaran proses belajar mengajar di SMP Negeri 1 Pulokulon.

Memang tidaklah mudah bagi guru BK untuk melaksanakan home visit bagi seluruh siswa yang berjumlah ratusan bahkan ribuan yang rumahnya kadang sulit dijangkau, namun demikian dengan cara pengambilan sampel yang tepat akan memudahkan guru BK untuk mengetahui kondisi sebenarnya.

Inilah langkah yang harus diambil guru BK dalam masa pandemic covid 19 yaitu 1. Lakukan kordinasi dengan pihak sekolah, siswa, dan orang tua siswa; 2. Lakukan home visit ke rumah siswa sebanyak-banyaknya; 3. Tampung saran, masukan dan keluhan siswa dan orang tua siswa sebagai bahan masukan bagi sekolah; 4. Selalu beri motivasi dan penguatan baik kepada siswa maupun orang tua siswa agar tetap melaksanakan pembelajaran di rumah; 5. Kalau terpaksa dengan teknik sampling, ambilah sampel siswa yang tepat dan relevan untuk dijadikan bahan pertimbangan pengambilan kebijakan sekolah.

Mari kita bersama-sama membantu siswa untuk tetap melaksanakan pembelajaran dalam masa pandemic covid 19 walaupun tetap belajar di rumah demi tujuan Pendidikan Nasional.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar