OLEH: SRI MARIAWATI, S.Pd., M.Pd ( Guru BK SMPN 1 Pulokulon )
Tidak bisa dipungkiri adanya pandemic covid 19
membuat kegiatan belajar mengajar di sekolah sangat terganggu. Hal ini
disebabkan oleh peraturan dari pemerintah melalui kementerian Pendidikan yang
tidak memperbolehkan sekolah meyelenggarakan kegiatan belajar mengajar secara
tatap muka. Untuk keberlangsungan proses belajar mengajar pemerintah melalui
kementerian Pendidikan sangat menganjurkan metode pembelajaran jarak jauh lewat
media Internet. Banyak sarana yang bisa digunakan dalam pembelajaran Jarak Jauh
diantaranya memberikan tugas tugas lewat media social Whatsapp, Facebook,
ataupun bertatap muka secara Daring melalui Google classroom, zoom, dan lain
sebagainya.
Pada situasi seperti ini peran guru BK sangat
diperlukan. Guru BK memiliki peran penting dalam menunjang proses pembelajaran
di saat masa pandemi. Memotivasi ataupun memberikan penguatan kepada siswa
merupakan hal utama yang harus dilakukan. Guru BK dapat menjadi jembatan antara
guru dan sekolah dalam hal keluhan-keluhan yang di alami oleh peserta didik,
juga dapat menjembatani antara sekolah dengan wali murid sehingga terjalin
komunikasi yang seimbang antara sekolah dan wali murid. Semua informasi bisa
disampaikan bahkan kesulitan-kesulitan akan bisa teratasi berkat peran guru BK
yang aktif.
Hal ini bisa dilakukan saat dibutuhkan oleh
guru Mapel atau wali kelas setelah mendapati masalah seperti keterlambatan
pengantaran tugas, tidak mengerjakan tugas, ataupun tidak mengerti menggunakan
aplikasi dan lain sebagainya. Selain itu, guru BK juga bisa membantu orang tua
dalam memberikan pengawasan sekaligus pengertian agar siswa lebih tertarik terhadap
pembelajaran dibandingkan bermain game atau sekedar catting di media sosial.
Di SMP Negeri 1 Pulokulon yang notabenenya tergolong
di lokasi yang jauh dari perkotaan (di tengah pedesaan) hal-hal yang berbau
teknologi informasi masih merupakan hal yang mewah, sehingga menjadi kendala
bagi terlaksananya pembelajaran secara daring. Jaringan internet yang lambat
kadang membuat jengkel baik bagi para guru maupun siswa yang mengikuti proses
belajar mengajar secara online. Ditambah lagi perangkat HP/gadget yang tidak
mendukung untuk melakukan pembelajaran secara online. Dari pihak orang tua
karena kesibukan pekerjaannya terkadang tidak sepenuhnya memperhatikan kondisi
anaknya dalam pelaksanaan pembelajaran secara daring.
Di sinilah guru BK di SMP Negeri 1 Pulokulon
berperan aktif untuk mengatasi kendala-kendala tersebut, diantaranya adalah
HOME VISIT ke rumah – rumah siswa untuk memberikan solusi se-optimal mungkin
sehingga dapat mengurai kesulitan-kesulitan yang dihadapi oleh sekolah, siswa
ataupun orangtua siswa. Dari pengalaman penulis setelah aktif mengadakan
program home visit dari guru BK didapat
berbagai masukan dan saran bahkan berbagai keluhan yang disampaikan oleh siswa
dan orang tua dalam pelaksanaan belajar mengajar secara daring. Semua masukan
dan saran bahkan keluhan dari siswa maupun orangtua siswa, oleh guru BK
disampaikan ke Pihak sekolah dan akan menjadi bahan rapat koordinasi baik guru
mapel maupun wali kelas serta menjadi rujukan untuk pengambilan kebijakan
sekolah dengan mengingat peraturan Pemerintah demi kelancaran proses belajar
mengajar di SMP Negeri 1 Pulokulon.
Memang tidaklah mudah bagi guru BK untuk
melaksanakan home visit bagi seluruh siswa yang berjumlah ratusan bahkan ribuan
yang rumahnya kadang sulit dijangkau, namun demikian dengan cara pengambilan
sampel yang tepat akan memudahkan guru BK untuk mengetahui kondisi sebenarnya.
Inilah langkah yang harus diambil guru BK dalam
masa pandemic covid 19 yaitu 1. Lakukan kordinasi dengan pihak sekolah, siswa,
dan orang tua siswa; 2. Lakukan home visit ke rumah siswa sebanyak-banyaknya;
3. Tampung saran, masukan dan keluhan siswa dan orang tua siswa sebagai bahan
masukan bagi sekolah; 4. Selalu beri motivasi dan penguatan baik kepada siswa
maupun orang tua siswa agar tetap melaksanakan pembelajaran di rumah; 5. Kalau
terpaksa dengan teknik sampling, ambilah sampel siswa yang tepat dan relevan
untuk dijadikan bahan pertimbangan pengambilan kebijakan sekolah.
Mari kita bersama-sama membantu siswa untuk
tetap melaksanakan pembelajaran dalam masa pandemic covid 19 walaupun tetap
belajar di rumah demi tujuan Pendidikan Nasional.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar