PROPOSAL
PENELITIAN TINDAKAN KELAS
UPAYA MENGUBAH PERILAKU MALAS BELAJAR MELALUI
KONSELING TRAIT AND FACTOR SISWA KELAS VII A
PADA SMP NEGERI 1 PULOKULON
TAHUN PELAJARAN 2011/2012
OLEH
SRI MARIAWATI, S. Pd.
NOMOR PESERTA ………………………….
PESERTA SERTIFIKASI GURU
RAYON 13 UNS
B A
B I
PENDAHULUAN
A.
Latar belakang masalah
Berdasarkan
Undang-undang Republik Indonesia Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem
Pendidikan Nasional pasal 6 menyebutkan bahwa setiap warga Negara yang berusia
tujuh sampai lima belas tahun wajib mengikuti pendidikan dasar.
Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan
dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka
mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta
didik agar menjadi manusia yang beriman , dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha
Esa.
Belajar merupakan kewajiban bagi setiap siswa, karena
hanya dengan belajar seseorang siswa akan dapat merubah dirinya, perubahan itu
terjadi yang berhubungan dengan pengetahuan, sikap dan ketrampilan.
Belajar sebenarnya bukan merupakan hal yang sulit dan
bukan merupakan pekerjaan yang berat, tetapi memerlukan motivasi, minat yang
sungguh-sungguh dari siswa. Siswa belajar ibarat menuang satu ember air ke
dalam sebuah kendi yang lubangnya kecil, bila kurang kesabarannya dalam
menuangnya, air dalam ember habis dan tidak banyak air yang masuk mkedalam
kendi. Namun bila dimbangi dengan kesabaran dan dengan metode yang tepat kendi
bisa penuh dan air dalam ember tidak banyak yang terbuang. Demikian juga bagi
siswa yang rajin belajarnya dan tekun dalam mengikuti kegiatan belajarnya
tentunya akan berhasil sesuai apa yang diharapkan.
Namun demikian penulis memperhatikan kenyataan di
sekolah bahwa masih ada beberapa siswa yang belum dapat berhasil dalam
belajarnya. Hal ini terbukti dari hasil ulangan akhir semester dua tahun
pelajaran 2011/2012 siswa kelas VII A pada SMP Negeri 1 Pulokulon Kabupaten
Grobogan.
Sesuai dengan hasil nilai mid semester terlihat ada
beberapa siswa yang nilainya di bawah kriteria ketuntasan minimal yang telah
ditentukan oleh sekolah. Sekolah berharap setiap siswa dapat mencapai target
yang telah ditetapkan, bagi siswa yang belum mencapai nilai minimal yang telah
ditetapkan sekolah maka akan timbul permasalahan.
Siswa tidak dapat mencapai nilai KKM salah satu
penyebabnya adalah karena malas belajar. Hal ini bisa penulis lihat dari jadwal
kegiatan harian siswa di rumah, frekuensi kehadiran siswa di sekolah,
keaktifan/kesungguhan siswa dalam mengikuti pelajaran di kelas.
Berdasrkan kenyataan tersebut di atas penulis mencoba
mengadakan pemecahan untuk mengubah perilaku malas belajar melalui konseling
“Frait and Factor:.
B.
Identifakasi Masalah
1.
Di SMP Negeri 1 Pulokulon masih ada beberapa siswa yang
belum menyadari arti pentingnya belajar
2.
Peran orang tua terhadap keberhasilan belajar anaknya
masih sangat berpengaruh
3.
Bagi petugas BK perlu memperhatikan anak didiknya yang
masih malas belajarnya untuk menerapkan konseling ”Frait and Factor”.
C.
Batasan Masalah
1.
Obyek penelitian yang penulis gunakan adalah penggunaan
teknik konseling “Frait and Factor” untuk menangani siswa yang malas belajar.
2.
Subyek penelitian ini adalah siswa kelas VII A yang
malas belajar di SMP Negeri 1Pulokulon tahun pelajaran 2011/2012
D.
Rumusan Masalah
Apakah konseling Frait and Factor dapat mengubah perilaku siswa yang
malas belajar kelas VII A di SMP Negeri 1 Pulokulon tahun pelajaran 2011/2012
E.
Tujuan Penelitian
1.
Untuk mengetahui apakah konseling Frait and Factor
tepat untuk mengubah perilaku malas belajar pada siswa kelas VII A SMP Negeri 1
Pulokulon tahun pelajaran 2011/2012
2.
Untuk meningkatkan prestasi yang dicapai siswa apabila
konseling “Frait and Factor” dapat mengubah perilaku malas belajar
F.
Manfaat Penelitian
1.
Manfaat Teoritis
Memperdalam ilmu pengetahuan mengenai efektifitas “Frait and Factor”
untuk mengubah perilaku malas belajar
2.
Manfaat Praktis
Dapat menjadi pendorong bagi guru lain untuk mencoba menggunakan teknik
konseling lain untuk pemecahan masalah
3.
Manfaat bagi siswa
3.1. Tumbuhnya kesadaran bagi siswa untuk rajin belajar
3.2. Meningkatnya keaktifan siswa dalam belajar
3.3. Meningkatnya hasil belajar siswa
4.
Manfaat bagi Guru BK
4.1. Dapat
mengetahui keaktifan koseling Frait and Factor untuk mengubah perilaku malas
belajar
4.2. Untuk
mengetahui strategi konseling yang bervariasi
5.
Manfaat bagi sekolah
Berkurangnya problem penanganan siswa yang malas belajar
BAB II
LANDASAN TEORI / KAJIAN TEORI
- Perilaku Malas Belajar
1.
Pengertian belajar
2.
Pengertian malas belajar
3.
Faktor yang menyebabkan malas belajar
4.
Akibat dari malas belajar
- Konseling Frait and Factor
1.
Pengertian Konseling
2.
Beberapa pendekatan Konseling
3.
Tahap-tahap pelaksanaan Konseling Frait and Factor
- Konseling Frait and Factor untuk mengubah perilaku malas belajar
- Kerangka Teori / Pemikiran
![]() |
- Hepotesis
Berdasarkan kerangka teori bahwa Konseling Frait and Factor efektif untuk
mengubah perilaku malas belajar pada siswa kelas VII A SMP Negeri 1 Pulokulon
tahun pelajaran 2011/2012
BAB III
METODE PENELITIAN
- Variabel Penelitian
Variable yang digunakan dalam penelitian ini adalah ;
1.
Variabel Tindakan :
Konseling Frait and Factor
2.
Variabel Masalah :
Perilaku Masalah
- Seting Penelitian
SMP Negeri 1 Pulokulon Kabupaten Grobogan
Rencana waktu penelitian akan berlangsung 3 bulan dari bulan Agustus 2011
sampai dengan Oktober 2011
- Subyek Penelitian
Siswa kelas VII A yang tergolong hasil prestasi rendah dan frekuensi
kehadiran siswa, keaktifan dalam mengikuti kegiatan belajar masih kurang
- Metode Pengumpulan Data
1.
Observasi
Metode ini digunakan untuk mengetahui kegiatan anak dalam mengikuti
setiap mata pelajaran
2.
Wawancara
Metode ini digunakan untuk mengungkapkan permasalahan yang dihadapi siswa
dan untuk mencari jalan keluarnya
3.
Dokumentasi
Metode ini digunakan untuk melihat keberhasilan/perolehan nilai siswa
pada waktu ulangan tengah semester I / Mid Semester I tahun pelajaran 2011/2012,
atau nilai hasil tes yang lain yang bisa digunakan sebagai pendukung. Juga bisa melihat catatan-catatan
lain yang berhubungan dengan perilaku siswa
- Rencana Tindakan
![]() |
- Teknik Analisa Data
Tolak ukur keberhasilan tindakan ini adalah siswa menjadi rajin
belajarnya sehingga prestasinya / nilai yang diperoleh bisa meningkat. Hal
tersebut bisa dilihat dari hasil observasi pada frekuensi kehadiran (absensi)
siswa dan keaktifan siswa yang dilakukan di sekolah dalam kegiatan sehari-hari.
Dan juga bisa dilihat dari
hasil ulangan harian siswa serta nilai murni ulangan akhir semester tahun
pelajaran 2011/2012
- Jadwal Penelitian
NO.
|
WAKTU
|
KEGIATAN
|
1
2
3
4
5
6
7
8
9
|
1 – 7 Agustus
2011
8 – 31 Agustus
2011
4 – 11 September
2011
12 – 17 September
2011
18 – 23 September
2011
25 – 30 September
2011
1 – 6 Oktober
2011
8 – 13 Oktober
2011
15 – 20 Oktober
2011
|
Menyusun
Penelitian tindakan kelas
Menyusun
Instrument siklus pertama
a.
Menyiapkan data
b.
Menyiapkan lembar wawancara
c.
Menyiapkan pertanyaan dalam Konseling
Pelaksanaan
Penelitian siklus pertama
Analisis dan
Refleksi siklus pertama
Pelaksanaan
Penelitian siklus kedua
Analisis dan
Refleksi siklus kedua
Pelaksanaan
Penelitian Siklus ketiga
Analisis dan
Refleksi siklus ketiga
Penyusunan
laporan penelitian
|
DAFTAR PUSTAKA
-
Bimo Walgito, Bimbingan dan Penyuluhan di Sekolah,
Fakultas Psykologi, UGM, Yogyakarta 1980
-
Hadi, S. 2000, Metodologi Reserch, Yogyakarta , Yayasan Penerbitan Fakultas Psikologi UGM
-
Gunarso , S.D. 1992, Konseling dan Psikoterapi, Jakarta : BPK. Gunung Mulia
-
Hurlock, E.B. 1996, Psikologi Perkembangan : Suatu
Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan ( diterjemahkan oleh Istiwidayati
dan Soedjarwo ). Jakarta
: Erlangga
-
Santrock, John W. 2003. Adolles Cence : Perkembangan
Remaja ( diterjemahkan oleh Shinto B. Adelar dan Sherly Saragih ). Jakarta : Erlangga.
-
___________, Undang-undang Republik Indonesia Nomor
20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Departemen Pendidikan
Nasional Republik Indonesia .
Jakarta , 2003


Tidak ada komentar:
Posting Komentar