hot2

Rabu, 05 Desember 2012

PTKku

-->
PROPOSAL
PENELITIAN  TINDAKAN KELAS 




UPAYA MENGUBAH PERILAKU MALAS BELAJAR MELALUI
KONSELING TRAIT AND FACTOR SISWA KELAS VII A
PADA SMP NEGERI 1 PULOKULON
TAHUN PELAJARAN 2011/2012








OLEH

SRI MARIAWATI,  S. Pd.
                             NOMOR PESERTA ………………………….







PESERTA SERTIFIKASI GURU
RAYON 13 UNS


B A B  I
PENDAHULUAN

A.    Latar belakang masalah
Berdasarkan  Undang-undang Republik Indonesia Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional pasal 6 menyebutkan bahwa setiap warga Negara yang berusia tujuh sampai lima belas tahun wajib mengikuti pendidikan dasar.
Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman , dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Belajar merupakan kewajiban bagi setiap siswa, karena hanya dengan belajar seseorang siswa akan dapat merubah dirinya, perubahan itu terjadi yang berhubungan dengan pengetahuan, sikap dan ketrampilan.
Belajar sebenarnya bukan merupakan hal yang sulit dan bukan merupakan pekerjaan yang berat, tetapi memerlukan motivasi, minat yang sungguh-sungguh dari siswa. Siswa belajar ibarat menuang satu ember air ke dalam sebuah kendi yang lubangnya kecil, bila kurang kesabarannya dalam menuangnya, air dalam ember habis dan tidak banyak air yang masuk mkedalam kendi. Namun bila dimbangi dengan kesabaran dan dengan metode yang tepat kendi bisa penuh dan air dalam ember tidak banyak yang terbuang. Demikian juga bagi siswa yang rajin belajarnya dan tekun dalam mengikuti kegiatan belajarnya tentunya akan berhasil sesuai apa yang diharapkan.
Namun demikian penulis memperhatikan kenyataan di sekolah bahwa masih ada beberapa siswa yang belum dapat berhasil dalam belajarnya. Hal ini terbukti dari hasil ulangan akhir semester dua tahun pelajaran 2011/2012 siswa kelas VII A pada SMP Negeri 1 Pulokulon Kabupaten Grobogan.
Sesuai dengan hasil nilai mid semester terlihat ada beberapa siswa yang nilainya di bawah kriteria ketuntasan minimal yang telah ditentukan oleh sekolah. Sekolah berharap setiap siswa dapat mencapai target yang telah ditetapkan, bagi siswa yang belum mencapai nilai minimal yang telah ditetapkan sekolah maka akan timbul permasalahan.
Siswa tidak dapat mencapai nilai KKM salah satu penyebabnya adalah karena malas belajar. Hal ini bisa penulis lihat dari jadwal kegiatan harian siswa di rumah, frekuensi kehadiran siswa di sekolah, keaktifan/kesungguhan siswa dalam mengikuti pelajaran di kelas.
Berdasrkan kenyataan tersebut di atas penulis mencoba mengadakan pemecahan untuk mengubah perilaku malas belajar melalui konseling “Frait and Factor:.

B.     Identifakasi Masalah
1.            Di SMP Negeri 1 Pulokulon masih ada beberapa siswa yang belum menyadari arti pentingnya belajar
2.            Peran orang tua terhadap keberhasilan belajar anaknya masih sangat berpengaruh
3.            Bagi petugas BK perlu memperhatikan anak didiknya yang masih malas belajarnya untuk menerapkan konseling ”Frait and Factor”.

C.     Batasan Masalah
1.            Obyek penelitian yang penulis gunakan adalah penggunaan teknik konseling “Frait and Factor” untuk menangani siswa yang malas belajar.
2.            Subyek penelitian ini adalah siswa kelas VII A yang malas belajar di SMP Negeri 1Pulokulon tahun pelajaran 2011/2012

D.    Rumusan Masalah
Apakah konseling Frait and Factor dapat mengubah perilaku siswa yang malas belajar kelas VII A di SMP Negeri 1 Pulokulon tahun pelajaran 2011/2012

E.     Tujuan Penelitian
1.            Untuk mengetahui apakah konseling Frait and Factor tepat untuk mengubah perilaku malas belajar pada siswa kelas VII A SMP Negeri 1 Pulokulon tahun pelajaran 2011/2012
2.            Untuk meningkatkan prestasi yang dicapai siswa apabila konseling “Frait and Factor” dapat mengubah perilaku malas belajar

F.      Manfaat Penelitian
1.            Manfaat Teoritis
Memperdalam ilmu pengetahuan mengenai efektifitas “Frait and Factor” untuk mengubah perilaku malas belajar
2.            Manfaat Praktis
Dapat menjadi pendorong bagi guru lain untuk mencoba menggunakan teknik konseling lain untuk pemecahan masalah
3.            Manfaat bagi siswa
3.1. Tumbuhnya kesadaran bagi siswa untuk rajin belajar
3.2. Meningkatnya keaktifan siswa dalam belajar
3.3. Meningkatnya hasil belajar siswa
4.            Manfaat bagi Guru BK
4.1.  Dapat mengetahui keaktifan koseling Frait and Factor untuk mengubah perilaku malas belajar
4.2.  Untuk mengetahui strategi konseling yang bervariasi

5.            Manfaat bagi sekolah
Berkurangnya problem penanganan siswa yang malas belajar

























BAB II
LANDASAN TEORI / KAJIAN TEORI

  1. Perilaku Malas Belajar
1.      Pengertian belajar
2.      Pengertian malas belajar
3.      Faktor yang menyebabkan malas belajar
4.      Akibat dari malas belajar

  1. Konseling Frait and Factor
1.      Pengertian Konseling
2.      Beberapa pendekatan Konseling
3.      Tahap-tahap pelaksanaan Konseling Frait and Factor

  1. Konseling Frait and Factor untuk mengubah perilaku malas belajar

  1. Kerangka Teori / Pemikiran

 









  1. Hepotesis
Berdasarkan kerangka teori bahwa Konseling Frait and Factor efektif untuk mengubah perilaku malas belajar pada siswa kelas VII A SMP Negeri 1 Pulokulon tahun pelajaran 2011/2012































BAB III
METODE PENELITIAN

  1. Variabel Penelitian
Variable yang digunakan dalam penelitian ini adalah ;
1.      Variabel Tindakan    : Konseling Frait and Factor
2.      Variabel Masalah     : Perilaku Masalah

  1. Seting Penelitian
SMP Negeri 1 Pulokulon Kabupaten Grobogan
Rencana waktu penelitian akan berlangsung 3 bulan dari bulan Agustus 2011 sampai dengan Oktober 2011

  1. Subyek Penelitian
Siswa kelas VII A yang tergolong hasil prestasi rendah dan frekuensi kehadiran siswa, keaktifan dalam mengikuti kegiatan belajar masih kurang

  1. Metode Pengumpulan Data
1.      Observasi
Metode ini digunakan untuk mengetahui kegiatan anak dalam mengikuti setiap mata pelajaran
2.      Wawancara
Metode ini digunakan untuk mengungkapkan permasalahan yang dihadapi siswa dan untuk mencari jalan keluarnya
3.      Dokumentasi
Metode ini digunakan untuk melihat keberhasilan/perolehan nilai siswa pada waktu ulangan tengah semester I / Mid Semester I tahun pelajaran 2011/2012, atau nilai hasil tes yang lain yang bisa digunakan sebagai pendukung. Juga bisa melihat catatan-catatan lain yang berhubungan dengan perilaku siswa







  1. Rencana Tindakan
 

























  1. Teknik Analisa Data
Tolak ukur keberhasilan tindakan ini adalah siswa menjadi rajin belajarnya sehingga prestasinya / nilai yang diperoleh bisa meningkat. Hal tersebut bisa dilihat dari hasil observasi pada frekuensi kehadiran (absensi) siswa dan keaktifan siswa yang dilakukan di sekolah dalam kegiatan sehari-hari. Dan juga bisa dilihat dari hasil ulangan harian siswa serta nilai murni ulangan akhir semester tahun pelajaran 2011/2012



  1. Jadwal Penelitian

NO.
WAKTU
KEGIATAN
1
2




3
4
5
6
7
8
9

1 – 7 Agustus 2011
8 – 31 Agustus 2011




4 – 11 September 2011
12 – 17 September 2011
18 – 23 September 2011
25 – 30 September 2011
1 – 6 Oktober 2011
8 – 13 Oktober 2011
15 – 20 Oktober 2011
Menyusun Penelitian tindakan kelas
Menyusun Instrument siklus pertama
a.       Menyiapkan data
b.      Menyiapkan lembar wawancara
c.       Menyiapkan pertanyaan dalam Konseling
Pelaksanaan Penelitian siklus pertama
Analisis dan Refleksi siklus pertama
Pelaksanaan Penelitian siklus kedua
Analisis dan Refleksi siklus kedua
Pelaksanaan Penelitian Siklus ketiga
Analisis dan Refleksi siklus ketiga
Penyusunan laporan penelitian



















DAFTAR PUSTAKA

-          Bimo Walgito, Bimbingan dan Penyuluhan di Sekolah, Fakultas Psykologi, UGM, Yogyakarta 1980
-          Hadi, S. 2000, Metodologi Reserch, Yogyakarta, Yayasan Penerbitan Fakultas Psikologi UGM
-          Gunarso, S.D. 1992, Konseling dan Psikoterapi, Jakarta: BPK. Gunung Mulia
-          Hurlock, E.B. 1996, Psikologi Perkembangan : Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan ( diterjemahkan oleh Istiwidayati dan Soedjarwo ). Jakarta : Erlangga
-          Santrock, John W. 2003. Adolles Cence : Perkembangan Remaja ( diterjemahkan oleh Shinto B. Adelar dan Sherly Saragih ). Jakarta : Erlangga.
-          ___________, Undang-undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia. Jakarta, 2003









Tidak ada komentar:

Posting Komentar