PENINGKATAN KETERAMPILAN BERBICARA
MELALUI PENDEKATAN TEMATIK DENGAN MEDIA GAMBAR
SISWA KELAS 1 SD NEGERI 1 TAMBAKREJO KECAMATAN WIROSARI
KABUPATEN GROBOGAN
LAPORAN
PENELITIAN TINDAKAN KELAS
Disusun oleh
DARWATI, S.Pd
NIP. 19720223 199903 2 001
SEKOLAH DASAR NEGERI 1 TAMBAKREJO
UPTD PENDIDIKAN KECAMATAN WIROSARI
KABUPATEN GROBOGAN
TAHUN 2010
MELALUI PENDEKATAN TEMATIK DENGAN MEDIA GAMBAR
SISWA KELAS 1 SD NEGERI 1 TAMBAKREJO KECAMATAN WIROSARI
KABUPATEN GROBOGAN
LAPORAN
PENELITIAN TINDAKAN KELAS
Disusun oleh
DARWATI, S.Pd
NIP. 19720223 199903 2 001
SEKOLAH DASAR NEGERI 1 TAMBAKREJO
UPTD PENDIDIKAN KECAMATAN WIROSARI
KABUPATEN GROBOGAN
TAHUN 2010
A. Latar Belakang
Permendiknas nomor 16 tahun 2007 tentang standar kualifikasi akademik dan kompetensi Guru dinyatakan bahwa satu kompetensi guru adalah kompetensi pedagogik. Kompetensi pedagodik merupakan kemampuan mengelola pembelajaran peserta didik yang meliputi pemahaman terhadap peserta didik. Perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran, evaluasi hasil belajar dan pengembangan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimilikinya.
Agar pendidik dapat melaksanakan tugas pengelolaan pembelajaran bahasa Indonesia di kelas secara baik, secara berurutan tugas pendidik yaitu menyusun silabus, menyusun dan mengembangkan RPP, melaksanakan RPP. Pembelajaran di kelas I,II dan III sekolah dasar menggunakan pendekatan tematik (pembelajaran terpadu) yang artinya dalam pembelajaran tersebut memadukan beberapa mata pelajaran. Pembelajaran Bahasa Indonesia diarahkan untuk meningkatkan kemampuan peserta didik untuk berkomunikasi dalam bahasa indonesia dengan baik dan benar, baik secara lisan maupun tertulis, serta menumbuhkan apresiasi terhadap hasil karya menulis.
Pembelajaran Bahasa Indonesia mencakup empat aspek yaitu (1) aspek mendengarkan, (2) aspek berbicara (3) aspek membaca (4) aspek menulis. Mengingat pentingnya keterampilan berbicara bagi siswa sekolah dasar, guru harus mampu membimbing siswanya. Guru dituntut mempu menemukan dan memilih metode dan media yang dianggap sesuai dengan materi dan tujuan yang ingin dicapai.
Sesuatu hal yang menjadikan permasalahan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas awal Sekolah Dasar Negeri 1 Tambakrejo adalah rendahnya keterampilan berbicara.
Tingkat pemahaman siswa sangat rendah, dari 25 siswa dapat mencapai ketuntasan 15 siswa, sedangkan 10 siswa lainnya belum dapat mencapai tingkat ketuntasan. Di kelas I SDN 1 Tambakrejo, siswa dikatakan tuntas apabila siswa tersebut telah mencapai nilai kriteria minimal (KKM). Sedangkan KKM yang ditentukan di kelas I pada mata pelajaran Bahasa Indonesia adalah 6,5
B. Fokus Masalah
1. Identifikasi Masalah
Hasil belajar siswa kelas I SDN 1 Tambakrejo UPTD Pendidikan Kecamatan Wirosari Kabupaten Grobogan pada mata pelajaran Bahasa Indonesia tentang keterampilan berbicara mata pelajaran Bahasa Indonesia sangat rendah, menunjukkan adanya permasalahan dalam proses pembelajaran. Karena materi tersebut tidak sulit, oleh karena itu peneliti bekerja sama dengan teman sejawat untuk mengidentifikasi permasalahannya. Hasil indentifikaasi masalah adalah :
a. Siswa kurang dapat memahami keterangan guru
b. Siswa masih suka bermain disela-sela pembelajaran
c. Siswa tidak tertarik pada proses pembelajaran Bahasa Indonesia tentang keterampilan berbicara.
d. Siswa tidak berlatih berbicara menggunakan gambar.
2. Analisis Masalah
Dari identifikasi masalah diatas, peneliti berusaha menganalisis dengan bantuan teman sejawat . hasil diskusi dengan teman sejawat, peneliti menemukan penyebab munculnya permasalahan tersebut, antara lain :
a. Guru hanya menggunakan metode ceramah, tidak memberikan cara berbicara sesuai dengan gambar.
b. Guru tidak memberikan kesempatan berlatih percakapan dengan gambar.
c. Guru tidak melibatkan siswa, siswa hanya sebagai pendengar dan guru sebagai penyaji.
d. Guru terlalu tergesa-gesa dalam menyampaikan materi.
C. Rumusan Masalah
Dari permasalahan yang terjadi pada hasil belajar siswa kelas awal SDN 1
Tambakrejo UPTD Pendidikan Kecamatan Wirosari Kabupaten Grobogan pada mata pelajaran Bahasa Indonesia tentang Keterampilan Berbicara dengan Gambar, peneliti merumuskan masalah sebagai berikut : Bagaimana cara peningkatan Keterampilan Berbicara pada mata pelajaran Bahasa Indonesia dengan media Gambar pada Siswa Kelas Awal SDN 1 Tambakrejo UPTD Pendidikan Kecamatan Wirosari Kabupaten Grobogan?
D. Tujuan Penelitian
Penelitian Tindakan Kelas (PTK) mata pelajaran Bahasa Indonesia tentang Keterampilan Berbicara pada mata pelajaran Bahasa Indonesia dengan media Gambar pada Siswa Kelas Awal SDN 1 Tambakrejo UPTD Pendidikan Kecamatan Wirosari Kabupaten Grobogan tahun pelajaran 2009/2010 bertujuan untuk :
1. Mendeskripsikan penerapan keterampilan berbicara pada mata pelajaran Bahasa Indonesia dengan media gambar.
2. Menganalisa dampak penerapan keterampilan berbicara pada mata pelajaran Bahasa Indonesia dengan media gambar.
E. Hipotesis Tindakan
Sebagai hipotesis tindakan perbaikan pembelajaran adalah melalui penerapan metode demontrasi dapat meningkatkan keterampilan Berbicara siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia dengan media Gambar di Kelas Awal SDN 1 Tambakrejo UPTD Pendidikan Kecamatan Wirosari Kabupaten Grobogan tahun pelajaran 2009/2010
F. Manfaat Penelitian
Penelitian Tindakan Kelas (PTK) mata pelajaran Bahasa Indonesia tentang Keterampilan Berbicara pada mata pelajaran Bahasa Indonesia dengan media Gambar pada Siswa Kelas Awal SDN 1 Tambakrejo UPTD Pendidikan Kecamatan Wirosari Kabupaten Grobogan tahun pelajaran 2009/2010 dapat bermanfaat, antara lain :
1. Bagi siswa
a. Lebih aktif dalam kegiatan pembelajaran
b. Meningkatkan keberanian siswa untuk mendemontrasikan keterampilan berbicara
c. Meningkatkan ketarampilan berbicara dengan menggunakan media gambar.
2. Bagi Guru
a. Meningkatkan keterampilan dalam menerapkan model pembelajaran yang sesuai dengan materi dan kondisi siswa.
b. Menemukan solusi dari permasalahan pembelajaran Bahasa Indonesia tentang keterampilan berbicara dengan media gambar.
c. Lebih kreatif dalam mengelola pembelajaran.
G. Kajian Pustaka
Pembelajaran berbicara adalah suatu proses atau hal mempelajari. Menurut
Tim KKG Bermutu (2009:21) Pembelajaran ialah pengalaman yang dialami murid dalam proses menguasai kompetensi dasar pembelajaran. Siswa membutuhkan keterampilan berbicara dalam interaksi sosialnya. Siswa akan dapat mengungkapkan pikiran dan perasaannya secara efektif jika ia terampil berbicara. Dalam kaitan kreativitas, keterampilan berbicara yang perlu mendapat perhatian karena gagasan kreatif dapat dihasilkan melalui keterampilan tersebut.
Keterampilan berbicara
Berbicara menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia ( dalam Tim KKG Bermutu, 2009:3) dinyatakan bahwa berbicara adalah bercakap, berbahasa, melahirkan pendapat dengan perkataan, tulisan dan sebagainya atau berunding. Guntur Tarigan (1983 : 15) berpendapat bahwa “ berbicara adalah kemampuan mengucapkan bunyi-bunyi artikulasi atau kata-kata untuk mengekspresikan menyatakan pikiran, gagasan, dan perasaan”.
H. Metode Penelitian
1. Langkah-langkah
a. Refleksi awal
b. Penyusunan perencanaan
c. Pelaksanaan tindakan
d. Observasi
e. Refleksi
2. Kolaboratif
3. Pengumpulan Data meliputi
a. Observasi
b. Tes akhir pembel;ajaran
c. Tes dalam proses
d. Wawancara
e. Catatan lapangan
I. Rencana Tindakan
1. Lokasi Penelitian
Penelitian Tindakan Kelas (PTK) Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Tentang Keterampilan Berbicara Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Dengan Media Gambar Pada Siswa Kelas Awal SDN 1 Tambakrejo UPTD Pendidikan Kecamatan Wirosari Kabupaten Grobogan Tahun Pelajaran 2009/2010 dilaksanakan di kelas I SDN 1 Tambakrejo UPTD Pendidikan Kecamatan Wirosari Kabupaten Grobogan
2. Waktu Pelaksanaan
Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dalam dua siklus perbaikan pembelajaran. Siklus I dilaksanakan pada hari senin 15 Maret 2010 dan siklus II dilaksanakan pada hari senin 22 Maret 2010.
3. Mata Pelajaran
Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan adalah penelitian
mata pelajaran Bahasa Indonesia tentang Peningkatan Keterampilan Berbicara dengan Media Gambar di kelas I
4. Karakteristik Siswa
Penelitian Tindakan Kelas (PTK) mata pelajaran Bahasa Indonesia tentang Keterampilan Berbicara dengan Media Gambar di kelas I semester II SDN 1 Tambakrejo UPTD Pendidikan Kecamatan Wirosari Kabupaten Grobogan. Adapun Karakteristik siswa kelas I semester II SDN 1 Tambakrejo UPTD Pendidikan Kecamatan Wirosari Kabupaten Grobogan Tahun Pelajaran 2009/2010 adalah
a. Masih suka bermain
b. Kemampuan awal siswa rendah
c. Kesadaran belajar sangat rendah
d. Motivasi siswa untuk melaksanakan pembelajaran rendah.
5. Deskripsi Per Siklus
a. Deskripsi Siklus I
1. Perencanaan
2. Pelaksanaan
3. Pengamatan
4. Refleksi
b. Deskripsi Siklus II
1. Perencanaan
2. Pelaksanaan
3. Pengamatan
4. Refleksi
Permendiknas nomor 16 tahun 2007 tentang standar kualifikasi akademik dan kompetensi Guru dinyatakan bahwa satu kompetensi guru adalah kompetensi pedagogik. Kompetensi pedagodik merupakan kemampuan mengelola pembelajaran peserta didik yang meliputi pemahaman terhadap peserta didik. Perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran, evaluasi hasil belajar dan pengembangan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimilikinya.
Agar pendidik dapat melaksanakan tugas pengelolaan pembelajaran bahasa Indonesia di kelas secara baik, secara berurutan tugas pendidik yaitu menyusun silabus, menyusun dan mengembangkan RPP, melaksanakan RPP. Pembelajaran di kelas I,II dan III sekolah dasar menggunakan pendekatan tematik (pembelajaran terpadu) yang artinya dalam pembelajaran tersebut memadukan beberapa mata pelajaran. Pembelajaran Bahasa Indonesia diarahkan untuk meningkatkan kemampuan peserta didik untuk berkomunikasi dalam bahasa indonesia dengan baik dan benar, baik secara lisan maupun tertulis, serta menumbuhkan apresiasi terhadap hasil karya menulis.
Pembelajaran Bahasa Indonesia mencakup empat aspek yaitu (1) aspek mendengarkan, (2) aspek berbicara (3) aspek membaca (4) aspek menulis. Mengingat pentingnya keterampilan berbicara bagi siswa sekolah dasar, guru harus mampu membimbing siswanya. Guru dituntut mempu menemukan dan memilih metode dan media yang dianggap sesuai dengan materi dan tujuan yang ingin dicapai.
Sesuatu hal yang menjadikan permasalahan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas awal Sekolah Dasar Negeri 1 Tambakrejo adalah rendahnya keterampilan berbicara.
Tingkat pemahaman siswa sangat rendah, dari 25 siswa dapat mencapai ketuntasan 15 siswa, sedangkan 10 siswa lainnya belum dapat mencapai tingkat ketuntasan. Di kelas I SDN 1 Tambakrejo, siswa dikatakan tuntas apabila siswa tersebut telah mencapai nilai kriteria minimal (KKM). Sedangkan KKM yang ditentukan di kelas I pada mata pelajaran Bahasa Indonesia adalah 6,5
B. Fokus Masalah
1. Identifikasi Masalah
Hasil belajar siswa kelas I SDN 1 Tambakrejo UPTD Pendidikan Kecamatan Wirosari Kabupaten Grobogan pada mata pelajaran Bahasa Indonesia tentang keterampilan berbicara mata pelajaran Bahasa Indonesia sangat rendah, menunjukkan adanya permasalahan dalam proses pembelajaran. Karena materi tersebut tidak sulit, oleh karena itu peneliti bekerja sama dengan teman sejawat untuk mengidentifikasi permasalahannya. Hasil indentifikaasi masalah adalah :
a. Siswa kurang dapat memahami keterangan guru
b. Siswa masih suka bermain disela-sela pembelajaran
c. Siswa tidak tertarik pada proses pembelajaran Bahasa Indonesia tentang keterampilan berbicara.
d. Siswa tidak berlatih berbicara menggunakan gambar.
2. Analisis Masalah
Dari identifikasi masalah diatas, peneliti berusaha menganalisis dengan bantuan teman sejawat . hasil diskusi dengan teman sejawat, peneliti menemukan penyebab munculnya permasalahan tersebut, antara lain :
a. Guru hanya menggunakan metode ceramah, tidak memberikan cara berbicara sesuai dengan gambar.
b. Guru tidak memberikan kesempatan berlatih percakapan dengan gambar.
c. Guru tidak melibatkan siswa, siswa hanya sebagai pendengar dan guru sebagai penyaji.
d. Guru terlalu tergesa-gesa dalam menyampaikan materi.
C. Rumusan Masalah
Dari permasalahan yang terjadi pada hasil belajar siswa kelas awal SDN 1
Tambakrejo UPTD Pendidikan Kecamatan Wirosari Kabupaten Grobogan pada mata pelajaran Bahasa Indonesia tentang Keterampilan Berbicara dengan Gambar, peneliti merumuskan masalah sebagai berikut : Bagaimana cara peningkatan Keterampilan Berbicara pada mata pelajaran Bahasa Indonesia dengan media Gambar pada Siswa Kelas Awal SDN 1 Tambakrejo UPTD Pendidikan Kecamatan Wirosari Kabupaten Grobogan?
D. Tujuan Penelitian
Penelitian Tindakan Kelas (PTK) mata pelajaran Bahasa Indonesia tentang Keterampilan Berbicara pada mata pelajaran Bahasa Indonesia dengan media Gambar pada Siswa Kelas Awal SDN 1 Tambakrejo UPTD Pendidikan Kecamatan Wirosari Kabupaten Grobogan tahun pelajaran 2009/2010 bertujuan untuk :
1. Mendeskripsikan penerapan keterampilan berbicara pada mata pelajaran Bahasa Indonesia dengan media gambar.
2. Menganalisa dampak penerapan keterampilan berbicara pada mata pelajaran Bahasa Indonesia dengan media gambar.
E. Hipotesis Tindakan
Sebagai hipotesis tindakan perbaikan pembelajaran adalah melalui penerapan metode demontrasi dapat meningkatkan keterampilan Berbicara siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia dengan media Gambar di Kelas Awal SDN 1 Tambakrejo UPTD Pendidikan Kecamatan Wirosari Kabupaten Grobogan tahun pelajaran 2009/2010
F. Manfaat Penelitian
Penelitian Tindakan Kelas (PTK) mata pelajaran Bahasa Indonesia tentang Keterampilan Berbicara pada mata pelajaran Bahasa Indonesia dengan media Gambar pada Siswa Kelas Awal SDN 1 Tambakrejo UPTD Pendidikan Kecamatan Wirosari Kabupaten Grobogan tahun pelajaran 2009/2010 dapat bermanfaat, antara lain :
1. Bagi siswa
a. Lebih aktif dalam kegiatan pembelajaran
b. Meningkatkan keberanian siswa untuk mendemontrasikan keterampilan berbicara
c. Meningkatkan ketarampilan berbicara dengan menggunakan media gambar.
2. Bagi Guru
a. Meningkatkan keterampilan dalam menerapkan model pembelajaran yang sesuai dengan materi dan kondisi siswa.
b. Menemukan solusi dari permasalahan pembelajaran Bahasa Indonesia tentang keterampilan berbicara dengan media gambar.
c. Lebih kreatif dalam mengelola pembelajaran.
G. Kajian Pustaka
Pembelajaran berbicara adalah suatu proses atau hal mempelajari. Menurut
Tim KKG Bermutu (2009:21) Pembelajaran ialah pengalaman yang dialami murid dalam proses menguasai kompetensi dasar pembelajaran. Siswa membutuhkan keterampilan berbicara dalam interaksi sosialnya. Siswa akan dapat mengungkapkan pikiran dan perasaannya secara efektif jika ia terampil berbicara. Dalam kaitan kreativitas, keterampilan berbicara yang perlu mendapat perhatian karena gagasan kreatif dapat dihasilkan melalui keterampilan tersebut.
Keterampilan berbicara
Berbicara menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia ( dalam Tim KKG Bermutu, 2009:3) dinyatakan bahwa berbicara adalah bercakap, berbahasa, melahirkan pendapat dengan perkataan, tulisan dan sebagainya atau berunding. Guntur Tarigan (1983 : 15) berpendapat bahwa “ berbicara adalah kemampuan mengucapkan bunyi-bunyi artikulasi atau kata-kata untuk mengekspresikan menyatakan pikiran, gagasan, dan perasaan”.
H. Metode Penelitian
1. Langkah-langkah
a. Refleksi awal
b. Penyusunan perencanaan
c. Pelaksanaan tindakan
d. Observasi
e. Refleksi
2. Kolaboratif
3. Pengumpulan Data meliputi
a. Observasi
b. Tes akhir pembel;ajaran
c. Tes dalam proses
d. Wawancara
e. Catatan lapangan
I. Rencana Tindakan
1. Lokasi Penelitian
Penelitian Tindakan Kelas (PTK) Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Tentang Keterampilan Berbicara Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Dengan Media Gambar Pada Siswa Kelas Awal SDN 1 Tambakrejo UPTD Pendidikan Kecamatan Wirosari Kabupaten Grobogan Tahun Pelajaran 2009/2010 dilaksanakan di kelas I SDN 1 Tambakrejo UPTD Pendidikan Kecamatan Wirosari Kabupaten Grobogan
2. Waktu Pelaksanaan
Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dalam dua siklus perbaikan pembelajaran. Siklus I dilaksanakan pada hari senin 15 Maret 2010 dan siklus II dilaksanakan pada hari senin 22 Maret 2010.
3. Mata Pelajaran
Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan adalah penelitian
mata pelajaran Bahasa Indonesia tentang Peningkatan Keterampilan Berbicara dengan Media Gambar di kelas I
4. Karakteristik Siswa
Penelitian Tindakan Kelas (PTK) mata pelajaran Bahasa Indonesia tentang Keterampilan Berbicara dengan Media Gambar di kelas I semester II SDN 1 Tambakrejo UPTD Pendidikan Kecamatan Wirosari Kabupaten Grobogan. Adapun Karakteristik siswa kelas I semester II SDN 1 Tambakrejo UPTD Pendidikan Kecamatan Wirosari Kabupaten Grobogan Tahun Pelajaran 2009/2010 adalah
a. Masih suka bermain
b. Kemampuan awal siswa rendah
c. Kesadaran belajar sangat rendah
d. Motivasi siswa untuk melaksanakan pembelajaran rendah.
5. Deskripsi Per Siklus
a. Deskripsi Siklus I
1. Perencanaan
2. Pelaksanaan
3. Pengamatan
4. Refleksi
b. Deskripsi Siklus II
1. Perencanaan
2. Pelaksanaan
3. Pengamatan
4. Refleksi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar